Luky Djani, IB Fahmy Badoh, Adnan Topan Husodo, Ahsan Jamet Hamidi
ix + 100 halaman
Pendanaan politik adalah isu pemilu yang jarang mendapat perhatian serius. Walaupun di permukaan kenyataan akan potensi kecurangan yang muncul akibat tidak adanya akuntabilitas keuangan politik jelas terlihat dan kerap menimbulkan keresahan. Katakanlah praktek kampanye pejabat tinggi negara yang menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye, seperti mobil dinas, birokrasi sebuah instansi atau bahkan dana taktis instansi pemerintah yang notabene adalah dana negara.
Pendanaan politik sangat erat kaitannya dengan wacana politcal inequality (ketidaksamaan dalam politik) dimana sistem yang ada seharusnya memberikan kesempatan yang sama bagi semua kekuatan politik untuk bersaing di dalam pemilu tanpa pilih kasih; antara partai besar dan partai kecil, antara partai lama dan partai baru, serta partai berkuasa dan partai tidak berkuasa.
Koalisi Pemantauan Dana Kampanye yang terdiri dari ICW dan TII menyusun modul pemantauan dana kampanye ini agar dapat dijadikan instrumen pemantauan dana kampanye bagi masyarakat.
Catatan: stok habis hanya bisa di copy dari perpustakaan