Ade Irawan, Agus Sunaryanto, Febri Hendri & Luky Djani
ICW, [2007]
x +82 halaman
Rp 22.500
Pendidikan yang berkualitas merupakan hak setiap warga negara. Persoalannya adalah bagaimana kita, sebagai warga negara untuk memenuhi hak kita atas pelayanan dasar yang berkualitas. Dalam konteks negara yang cenderung abai terhadap hak dasar wraga negara, dibutuhkan kelompok-kelompok warga yang aktif (active citizen) untuk menagih hak tersebut.
Namun, upaya masyarakat dalam menuntut pelayanan pendidikan yang berkualitas hanya akan efektif apabila terorganisasi. Tuntutan akan lebih terdengar jika keluhan individual dapat diubah menjadi suara kolektif. Dalam hal ini, partisipasi dan kekuatan warga dapat didorong dan diperbesar melalui Citizen Report Card (CRC) atau kartu laporan warga, karena penilaian atas pelayanan publik melalui metode CRC ini dapat menggambarkan penilaian warga berdsarkan pengalaman mereka dalam memperoleh layaynan tersebut.
Dari pengalaman berinteraksi dengan pemberi layanan, masyarakat mempunyai kesan tentang kualitas pelayanan dan semua itu dapat mereka utarakan dalam kartu laporan warga. Di sini instansi pemberi layanan diposisikan sebagai ‘paseien’ yang diteliti, diagnosis, dan dibongkar kelemahan-kelemahannya dari perspektif warga penguuna layanan tersebut. Dengan demikian, CRC alat penuntut tersebut, bukanlah alat yang bersifat ilmiah semata, tetapi instrumen ini mampu mengumpulkan keluhan wrga terhadap kualitas layanan publik dan secara bersama menuntut hak atas pelayanan yang lebih baik.
Buku ini selain laporan peneilitian CRC juga merupakan upaya untuk mendorong partisipasi warga untuk menuntut pelayanan pendidikan yang lebih baik.

